HUT TENA ke 52 : Akrab Ke Dalam Simpati Keluar

MITRA KAMTIBMAS ( Medan ) – Puncak acara peringatan HUT ke 52 Teater Nasional (TENA) Medan ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Sori Siregar salah seorang pandawa lima pendiri TENA yang masih hidup.

Dr.Ir. Wan Hidayati,MSi sebagai ketua panitia menyampaikan haru atas kehadiran tokoh teater dan penulis nasional itu. Apalagi kehadirannya dibiayai oleh Todung Mulia Lubis. Ini bukti bahwa jargon “Akrab ke dalam Simpati keluar” mengena dihati Todung, walau bukan anggota TENA, dia simpati dan terkesan dengan Pementasan teater “Tok-tok-tok” yang disutradarai oleh Almarhum Burhan Piliang pada tahun 80-an.

Menurut Hidayati momentum ini menjadi ajang pameran foto dokumentasi dan diskusi bersama Bang Sori Siregar dan Darwis Rifai Harahap. Bersama dengan para tokoh seni di Medan, diskusi yang di pandu oleh Suyadi San berlangsung hangat dan memberikan pencerahan.

Baharuddin Saputra,SH salah seorang pekerjsa seni, deklamator,penulis dan juga aktor pentas dan sinetron dalam kesempatan diskusi menyebutkan, bahwa kerinduannya dengan Sori Siregar terpenuhi hari Selasa kemarin. Selama ini berpuluh tahun ia hanya mengenal namanya sebagai pendawa lima. Bahar menyampaikan salam hormat juga kepada Sang guru D Rifai Harahap.

Bahar baca puisi AKU karya Chairil Anwar
Bahar baca puisi AKU karya Chairil Anwar

“Karena dunia teaterlah saya bisa berdiri disini, teater telah mengajarkan kehidupan yang hakiki. Fisik dan mental kami orang teater bisa teruji oleh zaman, Teater adalah hidupku, dalam berbagai profesi banyak pula teman yang meraih sukses, terima kasih buat para soko guru teater, teater itu sesungguhnya kehidupan kita sehari hari”, kata Bahar.

Dalam pamggung apresiasi, Bahar tampil bergantian dengan seniman lainnya. Ia membacakan Puisi AKU karya Khairil Anwar dengan ciri khasnya yang membuat penonton berdecak kagum.

Tampak hadir, beberapa tokoh Sumatera Utara, Choking Sosilo Sakeh, Porman Wilson, Pelukis Handono Hadi, Jaya Arjuna, Rianto Aghil, Haji Erinal TVRI, Amsyal Budi Agung, Zaidan BS, YS Rat, Erwin Siregar, Sofyan Tanjung, T Zainuddin, Dayon Arora, Haposan Soregar dan Raudah Jambak, Sementara Abdillah mantan walikota Medan yang juga anak TENA hanya mengirim karangan bunga ucapan selamat.

Bahar bersama istri Evi Khairani yang juga anak TENA diapit D Rifai Harahap dan Buyung Bizard
Bahar bersama istri Evi Khairani yang juga anak TENA diapit D Rifai Harahap dan Buyung Bizard

Beberapa anak anak TENA yang hadir, Idris Pasaribu, Yan Amarni Lubis, Buyung Bizard, Hadi RA, Munir Nasution, Syahrial Felani, Ayub Badrin, Anto doang, Irma Karyono,Azrun, Andy Mukly, Evi Khairani, Khairul Anwar, Junaidi Saal, Ernawati dan Ely Rakasiwi , Adek Samsidar dan Lina Istri Razak, serta puluhan nama lainnya bertemu melepas kangen juga.

( Teks : ZIYAD , foto : AYUB )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *