KAPOLDASU MAIN FILM ” SANG PRAWIRA’ JADI TUKANG POS BARENG PANGDAM I/BB

mitrakamtibmas.com (Medan) – Kapoldasu Irjen Pol Drs Agus Andrianto , SH, MH dan Pangdam I / BB Mayjen TNI MS Fadillah ikut bermain dalam film “Sang Prawira”. Mereka bermain dalam satu adegan, Kapolda sebagai petugas pos dan Pangdam menjadi atasanya. Shooting di kantor Pos Medan, Rabu ( 11/9/2019) disaksikan Waka Poldasu Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, SIK, MHum dan Kakanwil Pos Sumut Sri Hendarto, Karo SDM Poldasu Kombes Pol Drs.I.K.Swardana, MSi.

Film besutan sutradara Ponti Gea ini menceritakan tentang kisah seorang pemuda yang gagal menjadi taruna akademi kepolisian. Merasa frustrasi, pemuda bernama Lambok itu kemudian berjalan tak tentu arah hingga terhenti di salah satu sudut Kota Medan.

Pangdam sebagai pejabat kantor pos menegur Kapolda sebagai tukang pos yg tertidur kelelahan dikantornya

Sesaat kemudian datang seorang pengamen, Si Kodok. Sambil menyanyikan sebait lagu bernuansa sindiran, Kodok kemudian menawarkan Lambok agar bermalam di tempat tinggalnya.

“Film ini mengisahkan seorang pemuda asal pinggiran Danau Toba yang melamar masuk polisi, namun dia gagal. Karena putus asa, dia kemudian berjalan dari Polda Sumut tanpa tujuan,” kata Ponti.

Lebih jauh Ponti menjelaskan, Si Kodok yang biasa hidup di jalanan menawarkan Lambok agar menjadi pengedar narkoba. Tanpa pikir panjang pemuda lugu itupun menurutinya.

Pangdam, Kapoldasu, Wakapoldasu,Kakanwil Pos Sumut dan pejabat lain foto bersama

“Sampailah Si Lambok jadi bandar besar narkoba. Namun akhirnya dia harus mati ditembak petugas yang tak lain adalah kawannya yang dulu sama-sama mencoba masuk polisi,” sambungnya.

Film Sang Prawira juga menampilkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yang berperan sebagai dosen mata kuliah Pancasila di Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang, Jawa Tengah.

“Dalam pembuatan film ini kita mendapat dukungan penuh dari Polda Sumut. Pak Kapolri juga ikut syuting dalam dua adegan di film ini,” pungkas Ponti.

Wakapoldasu bersama crew film

Selain itu Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Agus Andrianto, juga turut ambil bagian dalam film tersebut.

Uniknya, Irjen Pol. Agus tidak berperan sebagai polisi dalam Film Sang Prawira, melainkan sebagai seorang tukang pos.

Mengenakan sepatu, helm, jaket dan sepeda motor khas warna orange dilengkapi tempat surat yang terbuat dari karung, Agus mengantarkan surat ke SMAN 1 Kisaran. Disana sudah menunggu salah seorang guru yang diperankan oleh Evi Agus Andrianto, istri Irjen Pol. Agus.

Film Sang Prawira mengajak seluruh generasi muda penerus bangsa agar menjauhi narkoba, tidak tawuran, lebih menghargai guru serta kelak dapat menjaga kesatuan dan persatuan bangsa.

Film ini mengambil lokasi shooting di sejumlah daerah seperti Karo, Simalungun, Tobasa, Humbahas, Asahan, Tanjungbalai, Sibolga, Nias, Medan, Semarang (Akpol) dan Jakarta (Mabes Polri) ini akan tayang di bioskop mulai Oktober 2019.

( red )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *