Pengerjaan Jembatan Terhambat Kondisi Alam

MITRAKAMTIBMAS.COM (Medan)- Plh Pasi Intel Kodim 0201/BS, Kapten Kav Prima Wahyudi menjelaskan, luapan air asin itu tak dapat dihalau dan diprediksi kapan datangnya.

“Hal itu sangat membebani pengerjaan jembatan sepanjang 14 meter maupun pembukaan jalan sepanjang 500 meter,” katanya. Perwira TNI berpangkat tiga garis di bahu ini menambahkan, para prajurit bersama masyarakat harus lebih ektra mengerahkan kekuatan dan tenaga untuk mengatasinya. “Sebelum terjadi pasang, di situ lah digenjot pengerjaannya, agar cepat tuntas,” bebernya.

“Pasang rob menjadi gangguan yang paling dominan. Setiap harinya terjadi. Bisa terjadi dua sampai tiga kali sehari air laut meluap dan menggenangi objek pengerjaan TMMD Kodim 0201/BS,” ujar Plh Pasi Intel Kodim 0201/BS, Kapten Kav Prima Wahyudi dalam pesan elektroniknya, Senin (24/7/2017).

(Mtb/rel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *