Polsek Medan Kota Sikat Perampok Depan Tirtanadi

MITRA KAMTIBMAS (Medan) | Polsek Medan Kota menangkap pelaku rampok yang sering beraksi di Jl. SM. Raja/Jl. Pandu Medan tepatnya di depan gedung Tirtanadi Medan. Selain itu, keluhan masyarakat juga sering datang ke Kapolresta terkait agar dilakukan penyedilikan di sekitar lokasi.

Sembari melakukan penyelidikan, Senin (5/10) lalu, Edward Zaluhu (47) warga Jl. Bakti Gg. Rahayu No. 17 Medan mendatangi Polsek Medan Kota guna membuat laporan pengaduan atas aksi perampokan yang dialaminya di lokasi yang disebut rawan itu.

Berangkat dari laporan itu, petugaspun melakukan penyelidikan dan memintai keterangan sejumlah saksi dan juga korban. Akhirnya petugas mengamankan RN alias K (18) warga Jl. Mahkamah Kel Mesjid Kec Medan Kota, Rabu (7/10) lalu. Kemudian, petugas melakukan pengembangan dan meringkus pelaku lain yang ternyata masih dalam komplotan yang sama, yakni ES alias E (16) warga Jl. Mahkamah Kel. Mesjid Kec. Medan Kota.

Kepada media, tersangka RN mengaku bahwa dia sudah 5 kali beraksi di lokasi itu, sedangkan ES sudah 6 kali. Dalam aksinya, mereka berjumlah 4 orang. Salah seorang disebut telah meninggal beberapa waktu lalu karena sakit, sedangkan seorang lagi yang kini masih buron disebut bernama Am, juga warga Jl. Mahkamah Kel. Mesjid Kec. Medan Kota. ” Saya baru 5 kali beraksi dan uangnya sudah habis untuk beli miras,”ucapnya.

Ditanya dimana saja mereka beraksi, RN menjelaskan mereka sering beraksi pada saat dinihari dan subuh, di saat jalanan sepi. Pengendara yang melintas kemudian akan dicegat. Kemudian mereka akan membekap mulut korban selanjutnya mereka berempat menguras harta korbannya dengan tangan kosong. Biasanya kalau kami main, si Am yang membekap mulut korban pakai tangan. Baru kami rampas hartanya. ” Kami sekarang sudah lemah bang, karena teman kami satu orang sudah meninggal karena sakit,”tandasnya sembari masuk ke dalam sel.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, AKP Martualesi Sitepu mengatakan pihaknya hanya butuh waktu dua hari untuk membekuk pelaku. Selain itu, pihaknya juga sudah menyelidiki laporan ini sejak sebulan lalu, soalnya ini sudah menjadi atensi Kapolres. Informasi ini berawal dari SMS interaktif kepada Kapolres. Namun karena selama ini tidak ada laporan resmi oleh masyarakat, makanya kita hanya melakukan pengawasan di lokasi saja. Senin lalu ada korban yang melapor, berangkat dari laporan itu kita meringkus pelaku,” Bagi setiap masyarakat yang diganggu pelaku kriminal, silahkan lapor Polisi,” pungkasnya. (Humas Polresta Medan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *